Showing posts with label diary. Show all posts
Showing posts with label diary. Show all posts

Monday, April 26, 2010

Ngitung Sendiri Biaya Pemakaian Biaya Listrik

Hmmm... sebagai Newbie di bidang pembayaran listrik gw pasti resah dan gelisah, melihat meteran listrik yang telah dipasang PLN sejak 3 bulan lalu telah menunjukan angka 495, sementara sudah beberapa kali nanya ke kantor PLN tagihannya blom keluar juga... Ya gimana gak keder, coz lama2 lama kan bisa membengkak, ditambah gw masih awam banget masalah hitung menghitung pembayaran listrik.

So akhirnya setelah gugel sana sini ketemu deh di blog ini cara ngitung tagihan listrik, yee... ternyata ada rumusnya loh.... Pada intinya pada setiap tagihan listrik ada dua variabel yang mesti kita bayar, yaitu biaya beban dan biaya pemakaian. Khusus untuk Biaya Pemakaian (BP) dibagi menjadi 3 blok yang dikenakan tarif yang berbeda yaitu Blok I (Kwh ke : 0-20), Blok II (Kwh ke 21-60) dan Blok III (Kwh ke 61 dst) Untuk lebih jelasnya monggo perhatiken tabel berikut :


Naah jadi kalo kasus seperti gw, dari pertama kali meteran listrik terpasang tanggal 21 Januari 2010, dan sampe saat ini 26 April Kwh Meter sudah menunjukan angka 495 maka bisa diperkirakan pemakaian rata-rata harian listrik di rumah gw adalah 5Kwh, jadi kurang lebih pemakaian dalam satu bulan adalah sebanyak 150 Kwh. So, karena Golongan listrik gw adalah R-1 dengan daya 900VA, maka perhitungannya adalah sbb :

1. Biaya Beban : 23.000
2. BP Blok I : 20 x 310 = 6.200 (Kwh ke-0 s.d 20)
3. BP Blok II : 40 x 490 = 19.600 (Kwh ke-21 s.d 60)
4. BP Blok III : 90 x 530 = 47.700 (Kwh ke-61 s.d 150)
JUMLAH TOTAL = 96.500

Sehingga jumlah total pemakaian listrik selama 3 bulan ini adalah sekitar 289.000-an. Ah... ternyata ndak begitu bengkak ya...? apalagi pas barusan PLN Cileungsi gw telpon, mereka kasih tau kalo gw dah bisa bayar mulai tanggal 1 Mei besok.

Source Code : http://technoku.blogspot.com/2008/11/cara-menghitung-rekening-listrik.html

Friday, March 26, 2010

Dunia "TERBUKTI" tak Seluas Daun Kelor


"What a damn small world....!!" hanya kata itu yang sanggup keluar dari mulutku menghadapi apa yang terjadi hari ini.

Pikiranku langsung melayang jauh kembali ke 5 tahun yang lalu ketika tragedi itu terjadi...

Oktober 2004
Susah untuk menggambarkan perasaanku saat itu, saat dimana semua hal terkuak, saat ku harus menerima kanyataan kalo sohib dekat gw yang selama waktu gw kuliah (bahkan sempat menjadi sosok teladan yang perlu untuk digugu dan ditiru lantaran kealiman dan kharismanya) ternyata dialah penyebab hilangnya beberapa aset penting yang aku punya saat itu. Pada hari itu terungkap sudah bahwa dia yang telah mencuri Hardisk baru-ku, Koleksi CD Program ku, bahkan mungkin dompet, sepatu, dan barang-barang lainnya yang sempet hilang selama ini.

Ternyata aku tak sendirian, ada puluhan temen-temen lain yang mengalami hal serupa, mereka kehilangan barang-barangnya berupa Mainboard komputer, Hardisk, CD-RW, TV, bahkan Radio Compo....!!

Waktu itu kami semua memutuskan untuk melaporkan kasus pencurian ini ke Polsekta Cidadap Bandung, namun semua persoalan akhirnya dengan kesepakatan bersama (Entah apakah ada intrik dan rekayasa dibalik ini) kami memutuskan untuk memilih jalan kekeluargaan.

26 Maret 2010
Lima tahun lebih berlalu sejak kejadian itu, walau susah sekali aku melupakan semua itu, terlebih setelah hari Jumat lalu sebuah keping CD Program Office XP yang pernah tercuri olehnya tiba-tiba Pecah di dalam CD-ROM ketika sedang proses Install; aku lantas berfikir, mungkinkah dia belum menyadari kesalahannya selama ini?

Tadi pagi aku dikejutkan oleh kabar dari seorang teman kuliah melalui FB Chat bahwa menurut info yang ia terima di Sekolah tempat "orang itu" bekerja akhir-akhir ini sering mengalami kehilangan barang, bahkan sampai bernilai puluhan juta rupiah.

Sontak aku terkejut, spontan aku ketik nama "orang itu" di Search Engine, dan akhirnya keluar data dari Situs Depag yang mengatakan kalo "orang itu" bekerja di sebuah Sekolah di wilayah Cimahi. Aku langsung menelusuri nama sekolah tersebut, dan betapa kagetnya aku karena ternyata....

Pemilik Yayasan tempat sekolah itu bernaung adalah ATASANKU...!!! di tempat kini aku bekerja....!!


Percaya atau tidak... Dunia ini memang sempit...!!

Tuesday, September 08, 2009

Field Report : Lokasi Gempa Tasikmalaya



Berikut adalah foto-foto di dua lokasi bencana Tasikmalaya yaitu Cisayong dan Cigalontang (klik Kanan ==> Open Link in New Tab nama wilayah untuk membuka album):
  1. Cisayong
  2. Cigalontang
Secara kuantitas wilayah Cisayong yang terkena impact bencana lebih sedikit dibandingkan cigalontang, namun secara kualitas, akibat yang ditimbulkan pada wilayah yang terkena sangatlah parah. Namun kurangnya publikasi media yang meliput wilayah ini menyebabkan aliran bantuan bencana tidak sebanyak yang datang ke wilayah Cigalontang. Kami mengunjungi kampung Ciloa yang terletak di desa Cikadu, di kampung ini 80% rumah penduduk dan fasilitas umum seperti mesjid hancur total.

Secara kuantitas zona bencana di Wilayah cigalontang lebih luas namun kerusakan yang ditimbulkan tidak separah di Cisayong. Kami mengunjungi salah satu kampung yang bernama Kampung Cisarinieun Desa Lengkong Jaya, disini kami menemukan 3 buah rumah yang rusak berat, namun belum sampai pada kategori hancur total. Bantuan bencana mengalir dengan lancar, namun masih terjadi kendala dalam pendistribuasian bantuan yang belum merata ke seluruh wilayah, khususnya daerah terpencil.


Dari kunjungan di di kedua wilayah diatas kami telah mengidentifikasi fakta-fakta sebagai berikut :
  1. Bantuan bahan pangan dan sembako relatif lancar, namun masih terkendala dengan masalah distribusi yang tidak merata.
  2. Petugas kesehatan yang tersedia belum merata, diharapkan adanya bantuan petugas kesehatan pada H-7 s.d. H+7 Lebaran, dikarenakan petugas yang ada saat ini kemungkinan akan ditarik ke puskesmas masing-masing untuk mengantisipasi terjadinya KLB.
  3. Bantuan yang paling dibutuhkan hingga saat ini adalah kebutuhan sandang berupa selimut dan baju khususnya untuk anak-anak.
  4. Untuk jangka panjang bantuan seperti material bangunan untuk pembangunan bangunan semi permanen akan sangat membantu mereka untuk dapat segera mendapatkan tempat tinggal dengan layak.
Demikian Field Report ini kami sampaikan untuk dapat menjadi gambaran bagi para donatur yang akan memberikan bantuan kepada para korban bencana Gempa di Tasikmalaya.

Saturday, June 27, 2009

Jalan-jalan Murah Meriah di PRJ

Ternyata jalan-jalan di Jakarta ntu nggak selalu harus mahal loh... dengan budget limited pun kita bisa tetep menikmati suasana Jakarta dengan puas, aman dan damai...

Jumat sore kemaren, gw langsung cabut dari kantor pas waktu jumatan, sengaja gw pulang awal demi ngajak anak istri pergi ke PRJ. Gw pilih hari jumat dengan asumsi kalo PRJ nggak akan terlalu crowded dibandingkan malam minggu...

Kelar jumatan kita (Me, My Wife n Aira), langsung cabut jam 13.30 pake Si Kaze ke depan Cibubur Junction. Si Kaze langsung gw titipin di tempat penitipan motor di depan Cibubur Junction. Gak lama kite semue langsung pada naek ancot 121 meluncur menuju shelter busway Kampung Rambutan. Sampai di shelter udah pukul 14.00, n gak lama Busway yang ditunggu dah dateng, Gw terpaksa mesti berdiri, untung anak istri gw masi kebagian tempat duduk.

Kita turun di Shelter PGC Cililitan dan langsung ganti bis menuju Ancol, well... so far perjalanan cukup lancar, dan berhubung tujuan kita ke PRJ, maka kita pun diturunkan di Shelter Jembatan Merah. Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam. Turun dari shelter kita langsung nyari angkot 53 di depan Bank Mandiri, begitu angkot dateng langsung deh kita naik, ternyata naik angkot ke PRJ cuman sekitar 5 menitan lah....

Pukul 15.30 kita dah sampe di Arena PRJ, kita masuk melalui pintu K, harga tiket Rp. 20.000/orang, Aira masih gratiss.... :-). Masuk PRJ kita nyari mushola dulu buat solat ashar, sekalian ngistirahatin Aira biar nggak pegel... Kacian dia dah mulei kehausan.

Di PRJ, kita muter-muter lihat2 stand motor gress, gw mulei dari yamaha, Minerva, TVS lalu ke stand Kawasaki... Au koq gw gak minat lihat motor Honda n Suzuki yah..? sayang waktu ntu gw nggak lihat ada stand Bajaj...? (Padahal gw-nya aja yang bolor kalee...).

Wih... Minerva modelnya keren Bo...! apalagi yang megelli 250 cc tipe Sport-nya... Keren abisss...!

Kelar muter-muter, kita nuker kupon tiket Teh Botol... Haha... cuman nambah 3000 per kupon kita dapet 1 teh botol kotak, ama 1 produk jus buah, jadi kita tuker kedua kupon tiket, nambah Rp. 6000, jadi dapet 4 kotak minuman deh...

Dah gitu kita pun pergi ke stand Pop Mie, langsung beli 2 biji @ 5.000, jadi deh enjoy nyeruput Pop Mie panas di selasar Hall D, minumnya ya Teh botol Sosro.... Abis makan Mie... kita muter lagi.... Di Hall D ada banyak produk elektronik khususnya HP, Operator seluler, dll... Tapi pas mu balik ke Stand Motor Kita sempet kesasar muter2 di Hall D tembus sampe gerbang Gambir Expo... hahaha... sampe gempor nyari2 jalan keluar... T_T

Baru pas beduk magrib kita nemuin jalan semula... Karena kecapean kita istirahot dulu di depan Area Niaga seberang Stand Suzuki... Sambil iseng foto2 SPG Surya Slim... hehe. Terus kita beli Helm dolo buat Ibunya Aira di stand BMC hihi lumayan dapet helm half face yang harganya 100.000.... Gak lupa kita pun beli 1 paket Susu cair Indomilk cuman seharga 10.000 dapet 3 kotak UHT n 3 botol susu... Lalu kita solat magrib dolo di mushola.

Kelar sholat pukul 19.30 kita langsung ke luar arena PRJ... Persis di pintu keluar kita tuker dulu kupon ama 3 botol Zestea...! cuman bayar 10.000...

Tapi opps... di perjalanan keluar selintas gw lihat ada test drive Minerva 250...! dan kesempatan ini pun nggak gw sia-siakan...! gw jajal tuh Megelli 250 Kuning...! Hmmm... rasanya... koq enteng banget yah... tarikannya nggak segalak yang gw pikir sebelumnya! lalu pas mo masuk gigi 1... Wuih... keras banget... kagak masuk-masuk coy..! Tapi gpp... setelah puas muter-muter lapangan ma motor gres ntu.. lantas gw minta dipotoin sama si Akang salesnya... hehe...

Jam 20.00... baru deh kita keluar dari gerbang PRJ, nggak lupa kita sempetin makan kerak telor and nasi goreng yang tersedia sepanjang jalan menuju arena PRJ...

Kembali ke Shelter jembatan merah pake Angkot 53, alhd masih dapet busway jam 20.30... perjalanan sih lancar, tapi pas transit di kampung melayu... wiih... antriannya panjang banget... Untuung... ada Aira... jadi kita bisa dapet pintu masuk khusus...! Wih... jiga selebriti wae...! 21.45 kita baru dapet bis ke Kp. Rambutan...

Pukul 22.30, Sengaja kita turun di Shelter Makro ( Fly over Pasar Rebo), tadinya biar dapet angkot 16 ke cibubur... tapi sayang angkotnya abiss.... So kita langsung chaw menuju Jalan Baru Rambutan... Naik 121 lagi dehh....!

Buseet...! nyampe jambore jam 23.00...! kita langsung jalan ke jembatan tol... ngambil motor dan langsung balik ke rumah... dan akhirnya pukul 23.30 baru deh kita sampe....!

Monday, March 23, 2009

Akhir Sebuah Penantian : The Chronicles of My KPR BTN

Huhu... kalau saja inget sebelas bulan yang lalu tepatnya Mei 2008, iseng-iseng aku mendatangi sebuah Depelover di kawasan cileungsi... rasanya sungguh nggak bisa percaya kalau pada akhirnya pada hari Senin yang lalu tanggal 16 Maret 2009 akhirnya pengajuan KPR-ku disetujui oleh BTN Cileungsi ditandai dengan dilakukannya akad kredit di depan Notaris. Seneng banget karena dengan demikian penantian selama ini tidak sia-sia... dan ini berarti pengeluaran bulananku dari kontrakan rumah akan segera berganti dengan cicilan rumah yang sifatnya hampir sama dengan tabungan, bukan hanya pengeluaran semata.

Rumah ini terletak di Perumahan Grand Kahuripan Kelapa Nunggal Cileungsi, ukurannya tidak begitu besar, tapi cukuplah buat sebuah keluarga pemula yang baru punya anak satu. Luasnya hanya 30 m2, dengan luas tanah hanya 60 m2. Terdiri dari 1 ruang tamu, 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Hmm... jadi setidaknya kalau aku memutuskan pindah sekarang-sekarang ini, sudah tidak perlu lagi memikirkan mesti bikin dapur dimana, karena untuk sementara waktu kamar belakang masih dirasa cukup untuk keperluan ini.

So, bagi siapa pun yang masih tinggal ngontrak di Jakarta dan mendambakan rumah kecil sederhana sebagai rintisan untuk kehidupan di masa datang, tidaklah salah bila memilih kawasan Cileungsi sebagai wilayah buruan, karena disamping harganya terjangkau, kualitas material bangunan-nya pun cukup bagus lah untuk sebuah rumah sekelas KPR BTN.

Di Cileungsi ada beberapa Perumahan yang menawarkan rumah dengan harga yang sangat terjangkau, diantaranya :
  1. Grand Kahuripan (Delta Grup)
  2. Kahuripan Mas (Delta Grup)
Info selanjutnya nanti menyusul...

Credits :
  1. Mbak Fitria (Marketing Grand Kahuripan) beserta seluruh kru Delta Grup atas pelayanannya yang sangat memuaskan (walaupun agak lama... hehe).

Thursday, January 01, 2009

New Year 2009 : A new dad of a new born baby

1 January 2009 00.00 AM

Permulaan tahun 2009 diawali dengan kebahagiaan seorang ayah yang sedang sibuk nyari susu buat bayinya yang baru lahir.

Khaira Naya Nasyifa, itulah nama yang kuberikan untuk buah hatiku yang dilahirkan dari rahim istriku Yulia Sugiharti.

Dia dilahirkan melalui proses bedah caesar tanggal 30 Desember 2008 pukul 12.45, setelah perjuangan 2 hari 2 malam istriku untuk bisa melahirkan secara normal. Berat badannya yang telah mencapai 4,4 kg membuat Dr. Firdaus, SP.Og memutuskan untuk melakukan bedah caesar pada istriku.

Diiringi doa semoga bayiku akan tumbuh menjadi anak yang sholehah, cantik luar dan dalam, dijauhkan dari sifat-sifat takabbur dan sifat tercela lainnya. Amiin.

Jakarta, 1 Januari 2009


Fitra Lugina

Tuesday, December 23, 2008

Sakadang Kuya Jeung Sakadang Monyet

Lagi iseng brosing nemu link inih; dongeng sakadang Kuya jeung sakadang Monyet, jadi inget waktu kecil suka didongengin sama Ibu tercinta. Malahan ada lagunya segala kayak gini :

Si Utun Ejeung Si Uca
Ngala cabe ka huma
Humana Nu Bapa Tani
Ayana Sisi Leuwi…

Solasi lata lata
Si Utun nyieun gara-gara
Keur kitu pa Tani datang
Si Utun lumpatna gancang
Si Uca teu walakaya
Babari katewakna…

Heu..heu.. jadi flashback beginih...

Thursday, December 18, 2008

10.000 hari jejak langkahku di dunia


Tak terasa, hari ini telah genap 10.000 hari aku menapaki bumi ini. Hari-hari terasa berlalu begitu saja. Lantas aku mulai berfikir, apa saja yang telah aku capai selama ini?

Yang jelas Insya Allah beberapa hari mendatang aku akan segera menjadi seorang ayah dari anak yang kini sedang dikandung oleh istriku.

Tak terasa telah tiga tahun lamanya aku merintis mahligai rumah tangga dengan Istriku tercinta.

Hampir Empat tahun aku menjejaki tanah Jakarta, untuk mengais rezeki di bumi Allah.

Tapi yaa allah... berapa banyak dari 10.000 hari itu yang telah aku gunakan untuk beribadah kepada-Nya. Berapa banyak dari 10.000 malam yang aku gunakan untk bersimpuh dihadapannya. Berapa banyak rezeki yang telah kudapat yang telah aku belanjakan di jalan-Nya.

Aku hanya termenung kala kuingat semua itu. Masih sedikit bekal yang sudah kukumpulkan untuk kehidupanku kelak di akhirat. Miris dengan segala hari yang telah kusia-siakan begitu saja.

Entahlah apakah kelak mataku masih sempat terbuka kala melihat sang matahari terbit di hariku yang ke 20.000. Wallaahu alam, hanya Allah yang tahu semua itu.

Wednesday, December 17, 2008

9999



Hari ini aku telah berumur 9999 hari...

besok umurku genap 10.000 hari. Waktu memang berjalan bagaikan pedang. Tak satu pun yang bisa melawan waktu. Kita hanya bisa berharap semoga hari-hari kita di dunia ini dapat menjadi modal bagi kehidupan kita di Akhirat kelak.

Amiin

Wednesday, September 03, 2008

Kawasaki Kaze - MX : Mimpi yang jadi Kenyataan...





Dulu pernah aku punya cita-cita untuk merombak tampilan Kawasaki Kaze 2001-ku menjadi lebih keren dengan mengaplikasi cover body Jupiter MX. Pada bulan April 2007 aku akhirnya membuat sebuah konsep Kaze-MX. Dan dengan bermodalkan tekad membara plus berbekal katalog sparepart Jupiter MX dengan pricelistnya, aku mulai hunting part body yang diperlukan dari mulai emperan part seken sampa dealer resmi Yamaha aku sambangi.

Part pertama yang aku tempelkan yaitu Fender (Spatbor) depan disusul Cover depan dan bagian-bagian lainnya. Dan setelah memakan waktu 1 tahun 4 bulan dan menghabiskan dana sekitar 1,5 Juta akhirnya kemaren aku berhasil mengaplikasikan kepala Jupiter MX di Kaze-ku. Antara percaya dan tidak, sekarang sebuah Kaze - MX telah berada didepan mataku.

Alhamdulillah...

Friday, August 15, 2008

Fitnah dari email: kpk_mrh@yahoo.com

Hmm… akan lebih cucok lagi kalo judulnya gini deh:

FITNAH MEMANG LEBIH KEJAM DARIPADA IBU TIRI…
Difitnah itu kayanya lebih sakit daripada diperkosa…! He..he..

Pagi ini aku kaget sekali karena tiba-tiba aku dipanggil oleh bosku, aku ditegur karena telah menyalahi prosedur dalam pemasangan WiFi di tempatku bekerja. Satu hal yang bikin aku heran, bosku mempunyai bukti tulisanku diblog ini mengenai Wireless Internet di tempatku kerja.

So, pertanyaannya… kenapa koq tulisan itu bisa sampai ditangannya? (Jawabannya…meneketehe…???)

Ternyata yang jadi masalah adalah karena bahasa yang aku gunakan dikatakan terlalu tendensius dan menjelekan nama seseorang.

Satu lagi pertanyaan besar bagiku… bagaimana bisa orang yang sama sekali tidak begitu dekat denganku bisa tahu isi dari blog-ku?? (Jawabannya… meneketehe jegee…???).

Untunglah yang bersangkutan tidak mengedepankan emosi dalam menyelesaikan masalah ini… dia memilih untuk menyelesaikan permasalahan ini secara empat mata di luar kantor. Dari sanalah kini aku mengerti duduk perkaranya. Ternyata dia tidak secara langsung mengaskes blogku, melainkan karena adanya attachment dari e-mail kpk_mrh@yahoo.com yang masuk ke dalam inbox-nya yang isinya salah-satu tulisanku di blog ini mengenai WiFi di tempatku bekerja. Hal yang membuatku semakin membuatku terpojok ternyata ada e-mail lain (dari alamat yang sama) yang isinya sangat menyinggung perasaannya, sehingga otomatis yang dia langsung mengira kalau semua e-mail itu aku yang kirim.

Lalu aku mencoba memberikan konfirmasi bahwa sebenarnya semua itu bukan saya pelakunya, bahkan alamat e-mailnya pun saya tidak tahu, serta aku sama sekali tidak mengerti dan tidak mengetahui tentang perihal yang ada dalam e-mail tersebut. Intinya e-mail itu adalah FITNAH yang berusaha memanfaatkan kerenggangan aku sama dia selama ini.

Akhirnya diapun bisa mengerti serta meminta maaf karena sempat menyangka aku sebagai pelakunya. Saya pun meminta maaf atas isi dari blog yang telah menyinggung dia, seraya berjanji akan menyesuaikan kata-kata yang kiranya bisa menyinggung seseorang. Aku pun mencoba mengatakan bahwa sebenarnya blog itu bersifat terbatas, hanya orang-orang terdekatku saja yang tahu.

Setelah beberapa saat akhirnya pembicaraan pun berakhir dengan suatu komitmen untuk saling menghilangkan prasangka (prejudice) antara kedua belah pihak, dan aku pun menawarkan bantuan untuk melacak siapa sebetulnya pengirim dari e-mail tersebut.

PERNYATAAN:
“Wahai siapapun kamu pemilik e-mail account kpk_mrh@yahoo.com
Demi Allah...! kamu telah memfitnah saya.
Percayalah… aku pasti akan tahu siapa kamu…!
Karena Allah Maha Melihat…!
Ingat itu…!”
Tak perlu aku yang balas semua ini...
Karena Allah yang Maha Tahu dan Maha Adil.
Dia pasti lebih tahu akan balasan yang setimpal bagi orang sepertimu.

Sampai jumpa kelak di AKHIRAT...!

(Seperti yang telah aku kirimkan ke kpk_mrh@yahoo.com).

Friday, August 01, 2008

Pengalaman Pertama Donor Darah


Hari ini aku ditugasin buat ngedokumentasiin acara donor darah yang diadakan PMI. Begitu acara dimulai, aku langsung beraksi dengan Handycam dan digicam di tanganku. Setelah sekian lama, aku melihat puluhan orang mahasiswa dan para bidan mendonorkan darahnya, terbersit dalam fikiranku untuk ikut mendonorkan darah.

Nggak tahu bagaimana, walau dulu aku sempat aktif dalam kegiatan kepalangmerahan, tapi untuk urusan yang satu ini.... Ah... tunggu dulu deh... takut banget ngelihat jarum segede lidi nancep di belakang sikutku. So sampai hari ini setelah 8 tahun berlalu rasa takut itu tetap masih ada.

Rasa ragu itu masih ada, tapi aku abaikan saja... Aku mungkin hanya tersugesti dengan besarnya ukuran jarum donor yang lima tahun lalu aku lihat di sebuah RSU di Tasikmalaya ketika saat itu pacarku (sekarang dah jadi bini aku) mendonorkan darahnya buat ayahnya. tapi rasa ragu itu lantas berlalu setelah melihat jarum itu secara langsung... Hmmm... Nggak gede-gede amat tuh...!

Tapi, setelah aku lihat sejumlah orang yang telah selesai mendonorkan darahnya, mereka toh bisa bangkit dengan senyum bahagia. Lalu aku putuskan untuk meminta form pendaftaran donor darah ke panitia. Setelah aku isi form tersebut, lantas aku masuk ke meja periksa darah... Golongan darahku A, Berat Badan diatas 45 Kg dan Hb-ku diatas 12,5 jadi aku "lulus"...!

Saat yang paling menegangkan yaitu ketika aku telah berada di tempat tidur. Petugas memberikan alkohol ke area penusukan... rasanya dingiiin... Lalu laju nadiku ditekan oleh Sphygmomanometer (pengukur tekanan darah). Lalu Petugas memberiku bola berbentuk tetes darah untuk aku remas. Mungkin hal ini untuk mengurangi rasa sakit. Kemudian... Cosss... Jarum yang selama ini aku takuti menghujam ke nadiku... Iiih... rasanya koq kayak digigit semut...! Capee deehh... jadi selama ini hanya rasa sakit seperti ini yang aku takuti....?

So... setelah 5 menit berbaring, petugas pun melepaskan selang dan jarum dari tubuhku... lalu aku beranjak menuju meja pengambilan kartu. Setelah kartu dan obat penambah darah aku dapatkan, aku dipersilakan masuk ke ruang makan... Horeee... dapet mi rebus plus telor plus susu coklat... Asiiik...!

Wednesday, March 05, 2008

RIP: "Emih Haji" My lovely Grand Mom

3 Maret 2008

I’m now on a great condolence because of my lovely grand mom’s death. I’m really sad because on this day I must lost one of the most I love people in my life. I realize that everyone include me will experience the same thing that is death. Slow but sure to be or not to be, the death will come to us. No body knows our age and destiny but Allah.

But I believe my beloved grand mom will be Rest in Peace; after I look and touch her face for the last time before she buried. I will always pray that She will have the best place in the side of Allah.

Good bye Grand mom… Selamat jalan Emih Haji. Suri tauladanmu tidak akan pernah saya lupakan. Kesholehahanmu akan menjadi inspirasi bagi seluruh anak dan cucumu untuk ditiru dan diamalkan.

REST IN PEACE

HJ. YOYOH RATAM JAZULI

14 MARET 1933 – 3 MARET 2008

From your Grand Son,

Fitra Lugina

Sunday, March 18, 2007

Akhirnya Si Upik dateng juga

Horee.... Setelah setahun ditunggu-tunggu, akhirnya Si Upik dateng juga...! Kini Istriku lagi hamil memasuki usia kandungan 8 minggu....! Ha..ha.. akhirnya resmi juga aku jadi calon Bapa.

Hidup memang cuma satu hal.... menyusuri relung waktu dengan sebaik-baiknya, karena tidak mungkin dapat diulang kembali. begitupun juga aku, serasa baru kemarin aku keceriaan masa anak-anak, merasakan hingar-bingarnya masa ABG, dan idealisme menggebu di masa kuliah. Eh... sekarang aku udah mau jadi Babe loh...! Mungkin ntar nggak kerasa aku akan jadi kakek, dan siap-siap say "good Bye" to this damn small world. Itu juga kalo emang aku panjang umur. Yah biarlah Allah yang menentukan segalanya bagiku.

Begitu pun teman-temanku; mereka rupanya nggak mau ketinggalan... Temenku Unay dah mo merit tanggal 5 Mei mendatang, trus Andhika juga ga mau kalah...! Dia pun mo merit bada lebaran mendatang. Mudah-mudahan semuanya dilancarkan.

Oke deh... Met berjuang mengarungi samudera kehidupan ini Bro...! Viva CT-STV...!

Friday, January 26, 2007

Kamis ke Kamis yang Sangat Berkesan

Kamis, 18 Januari 2007

Ultah Pernikahan gue. Dirayain menjelang isya dengan sebuah brownies dengan lilin angka “1”.

Jumat, 19 Januari 2007

Untuk pertama kalinya ortu gue ngejenguk ke Jakarta. Bener-bener kejutan, tahu-tahu jam 06.00 mereka telepon nyuruh aku ngejemput mereka di tugu Jambore. Sorenya kita silaturahmi ke saudara jauh Ibu gue yang udah lama sekali nggak pernah ketemu. Ternyata saudara jauh gue di KPAD Cibubur banyak juga, ada Wa Diding, ada Bi Neneng, etc.

Sabtu, 20 Januari 2007

Gue ngelihat pengumuman di Trans TV, ternyata gue ama istriku kepanggil untuk ikut tes tulis BDP Trans Corp di Gelora Bung Karno Hari Minggu tanggal 21 Januari 2007 jam 14.30. So gue seneng banget Euy…! Menjelang siang kita semuanya pada main ke Kota Wisata ke rumahnya teteh-nya istriku. Ortu ama Lia pake Taksi Biztro, n gue pake motor.

Minggu, 21 Januari 2007

Kita berangkat dari jam 09.30, nyampe di Senayan jam 11.00. Gilee… Banyak banget pesertanya..! baru seumur hidup gue lihat 65.000 orang ngumpul di satu tempat hanya untuk memperebutkan 500 posisi karyawan di Trans Corpora. Gue enjoy aja ngerjain semua soal yang terdiri dari Pengetahuan Umum dan Bahasa Inggris. Beres test jam 16.30, udah solat asar kita langsung cabut ke Cibubur.

Senin, 22 Januari 2007

Ga ada yang perlu gue ceritain

Selasa, 23 Januari 2007

Setelah seharian rapat mengenai promosi STIKes, gue langsung OL trus ngebuka situs transcorp.co.id. Ternyata Gue lolos ke tahap II BDP buat psikotes. Jadwalnya hari Rabu, tanggal 24 Januari di Istora Senayan jam 9.00. Gue seneng banget bisa menjadi salah satu diantara 5.400 orang yang lolos ke tahap II dari total 65.000 peserta tes di Gelora Bung Karno.

Rabu, 24 Januari 2007

Gue berangkat pagi bener ke Senayan. Alhamdulillah, nyampe Senayan jam 08.30. Psikotes berjalan cukup lancar, aman dan damai. Tapi mengenai hasilnya gue nggak tahu deh…. Nasib gue ditentuin hari Jumat tanggal 26 Januari jam 21.00. Kalo nggak berhasil, kayanya gue mo kejar sampe ke Bandung nech… Waktu tes gue sempet kenalan ama Imam, dia lagi buka bisnis butik di Bulak Sereh, Cibubur. Abis Psikotes gue langsung interview ke JAC Indonesia di Thamrin. Maklum baru sekali ke sana, gue disemprit ama polisi di silang Monas gara-gara ngambil putaran di bunderan Monas. Untung Polisinya baek dan pengertian, gue nggak diapa-apain setelah dia tahu kalo gue mo interview kerja jam 13.00 sementara waktu udah menunjukan jam 13.05. Untuk pertamakalinya dalam hidupku gue mo ngucapin “ Terima Kasih Pak Polisi…!” kalo bukan karena kebaikan Bapak, nggak mungkin gue bisa dateng Interview. Ternyata ada sebuah perusahaan Australia yang lagi butuh posisi Call Center, gaji yang ditawarkan lumayan gede 2,5 jt (Katanya…!).

Kamis, 25 Januari :

Lagi enjoy gue kerja, tiba-tiba gue ditelpon ama JAC Indonesia. Gue disuruh dateng jam 13.00 di Thamrin, coz GM dari perusahaan Australia mo ketemu ama gue. Gue kontan langsung kabur dari kantor, ngebetot gas motor gue sekenceng-kencengnya, coz waktu itu udah jam 10.30. Nyampe sana jam 13.00 teng…! Gue nunggu lama banget, sampe akhirnya Mbak Lisa dateng jam 13.30, trus nyuruh gue gabung ama 7 kandidat yang laen. Ternyata kita semua langsung dibawa ke Plasa Pondok Indah 3. Sampe sana jam 14.20 kita nunggu lagi lamaaaa banget. Eh, GM-nya muncul-muncul jam 15.30. Alhasil waktu interview gue udah nggak begitu fokus, yang ada malah pusing kepala. Yang paling gue kesel, setelah beres interview, kita malah disuruh pulang sendiri-sendiri… Gue jelas kesel karena motor gue kan ditinggal di Thamrin. Untung temen-temen seperjuangan pada baek, kaya Daniel, dan Tanti yang mau bareng balik lagi ke Thamrin ama gue. Gue seneng banget bisa kenal banyak orang seperti, Bisma, Iva, Daniel, Tanti, Saiful, dll.

Thursday, October 12, 2006

Mudik Yuuk...!

Horee… akhirnya permohonan cutiku disetujui. Aku cuti mulai hari senin tanggal 16 November sampe hari minggu tanggal 5 November 2006. So Aku bisa pulang dari hari sabtu tanggal 14 Oktober. Rencana aku mo pake motor Kawasaki Kaze-R kesayanganku buat mudik. So beberapa perbaikan mau tak mau harus dilakukan, maklum motor lama. Hari Minggu kemarin aku udah service karburator, sekalian ganti busi ama klakson. Kemarin sore aku ngedandandin bodi motorku biar lebih kinclong. Hari ini rencana aku mo beli kanvas rem, sekalian kanvas kopling (kalo nggak kemahalan…!). Terus ganti oli… Sutra deh tinggal Chaw…! Meluncur dari Cibubur ke Tasik via Jonggol.


Hmm... perkiraan mungkin perjalanan akan makan waktu 6 – 7 jam-an deh… Yang jelas ini pengalaman pertamaku pake motor jarak jauh, semenjak aku mulai belajar naik motor setahun lalu… Mudah-mudahan Sabtu besok perjalananku lancar dan selamat. Bismillaahi Tawwakaltu Alallaah, Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billaahil Aliyyil Adziim.

Oh… Iya sebelum aku mudik, jaga-jaga nanti di kampung aku nggak bisa online (Maklum Urang Gunung), aku mo ngucapin met HARI RAYA IDUL FITRI 1427 H aja buat semua visitor blog-ku ini. Especially to Eka, Gina and Adi (my bro) as the first visitors of my blog. Mohon maaf lahir dan bathin, semoga puasa kita diterima disisinya.

Wednesday, September 06, 2006

Greetz for my Best Friends

This post is dedicated to all my best friend…

Karena tadi malem kamu semua dateng ke mimpi gue…


This post is dedicated to all my best friend…

Karena tadi malem kamu semua dateng ke mimpi gue…

Gue kangen banget sama kalian semua….

Kapan yah kita bisa kumpul-kumpul lagi seperti dulu…

Ah… seandainya di dunia ini ada fasilitas Rewind, Pause, Play, dan Fast Forward-nya pasti aku sudah jauh berkelana ke masa laluku dimana kita masih bisa berkumpul bersama berbagi suka dan duka bersama…

Cruiser Troops : Agus, Irwan, Guntur, Andhika

STRIVE : Guns, Unay, Andri, Fahmi, Adjoel

UPI-mate : Eka

Monday, August 28, 2006

The Memorable Moments January - August 2006

Januari 2006 : The Wedding Day

Langkahku sudah aku tentukan… Pada tanggal 16 januari 2006 akhirnya aku menikah dengan seorang yang telah mengisi hidupku dari akhir 2002. Pernikahanku berjalan dengan lancar. Semua keluarga dan teman-temanku datang dan memberikan selamat padaku. Namun dibalik itu tersimpan tugas berat yang harus aku hadapi dari sejak saat ini hingga nanti. Satu hal yang pasti, ini bukanlah tujuanku terakhirku, namun justru inilah langkah awal bagiku untuk menapaki hidupku yang sesungguhnya. Tiga hari setelah acara pernikahanku aku memutuskan untuk langsung pindah ke Jakarta.


Januari 2006 : The Wedding Day

Langkahku sudah aku tentukan… Pada tanggal 16 januari 2006 akhirnya aku menikah dengan seorang yang telah mengisi hidupku dari akhir 2002. Pernikahanku berjalan dengan lancar. Semua keluarga dan teman-temanku datang dan memberikan selamat padaku. Namun dibalik itu tersimpan tugas berat yang harus aku hadapi dari sejak saat ini hingga nanti. Satu hal yang pasti, ini bukanlah tujuanku terakhirku, namun justru inilah langkah awal bagiku untuk menapaki hidupku yang sesungguhnya. Tiga hari setelah acara pernikahanku aku memutuskan untuk langsung pindah ke Jakarta.

Februari 2006 : Another Step in Jakarta

Hari-hari pertama kehidupan rumah-tanggaku masih dipenuhi oleh penyesuaian terhadap diri masing-masing dan tentu saja terhadap lingkungan yang baru yang sama-sekali berbeda. Kini aku telah mengontrak sebuah rumah petak di daerah Depok yang letaknya hanya 1 km dari tempat kerjaku. Perlahan-lahan kami merintis tempat kami tinggal. Setidaknya 2 minggu pertama ini kami sudah bisa membeli kasur pertama kami :-).

Maret 2006 : Playing with Bull Shits

Sepanjang bulan ini aku disibukkan dengan persiapan pembangunan lab bahasa yang rencananya akan bekerjasama dengan sebuah lembaga bahasa di Cibubur. Segalanya aku lakukan demi terealisanya program ini. Tapi apa daya tangan tak sampai, sepertinya tempat kerjaku belum punya nyali untuk mewujudkan programku ini. Ya… emang mungkin sudah jadi nasibku untuk selamanya menjadi karyawan yang paling nggak jelas di tempat kerjaku ini. Di atas kertas jabatanku adalah staf UPT yang menangani Lab. Bahasa, tapi kenyataannya sampai detik tulisan ini dibuat, tak satupun program yang aku rancang bisa diwujudkan. Wacana tentang program unggulan komputer, bahasa Inggris, dll yang dilontarkan para pimpinan dan intelek di Sekolah ini, ternyata cuman sampah… alias bull shit semata.

Akhir bulan ini aku sempatkan untuk balik ke kampung halamanku. Yah… setidaknya cukup untuk menumpahkan segenap kerinduanku pada keluargaku. Kita kembali dengan mobil sewaan mertuaku yang membawa berbagai barang tambahan bagi keperluan rumah-tanggaku.

April 2006 : The most Memorable Person

Bulan ini aku sempat kenal dengan ibu kepala TU yang baru, namanya ibu Astuti. Mungkin dari berbagai kepala yang setiap hari aku temui disini cuma dia yang bisa nyambung kuajak bicara. Buktinya di saat aku minta pengadaan unit komputer untuk keperluan pengisian data laporan evaluasi pendidikan, tanpa basa-basi yang berbelit komputer pun hari itu juga datang…! Sekaligus dengan printernya lho…! Aku yakin tanpa keberadaannya tidak mungkin unit PC yang kini aku pake ngetik ini bisa ada di depan mataku. Aku merasa sosok inilah yang bisa mengimbangi hegemoni si Uban dan orang keuangan yang nggak tau malu itu.

Tapi sayang, nggak lama setelah itu Bu Astuti jatuh sakit dan sejak itu aku nggak pernah melihatnya lagi. Ah… andai kata ada lagi orang yang sebaik itu di sini, pasti tempat kerjaku akan tenang bebas dari gonjang-ganjing yang selama ini terjadi. Aku masih ingat ucapan terakhir dia padaku “Fit, kayaknya saya mau mundur saja dari sini…” dan di kesempatan lain dia berkata “ Ah… mungkin bulan depan juga saya sudah tidak ada lagi disini, Fit”.

Mei 2006 : My First Ride

Setelah menunggu sejak lama, akhirnya aku putuskan untuk membeli sebuah sepeda motor. Ya.. walaupun bekas, tapi lumayan bisa menghemat pengeluaran transportasi sehari-hari. Motor pertamaku Kawasaki Kaze-R tahun 2001. Aku beli seharga 3,9 Juta dari daerah Pulo Gebang Jakarta Timur. Pertamakali datang motor ini kondisinya menyedihkan; tanpa standar samping, tutup oli bocor, mika speedometer pecah, ban gundul, karet step rusak, grill oblak, dll. Tapi untung mesinnya masih prima sehingga aku nggak begitu khawatir. Aku bertekad untuk memperbaikinya perlahan-lahan.

Juli 2006 : Lifemate vs Soulmate

Bulan ini hampir saja menjadi petaka bagi kehidupanku. Aku terjebak diantara dua pilihan; melupakan seorang sahabat lama atau mengabaikan perasaan orang yang saat ini telah menjadi pendamping hidupku. Jujur saja ini sangat berat bagiku; aku tak sanggup melepas keduanya. Di satu sisi istriku adalah pendamping hidupku yang harus aku jaga perasaannya. Namun disisi lain sahabatku inilah yang telah membentukku sampai adanya aku saat ini, sama seperti halnya sahabat-sahabatku yang lain. Ya… mungkin karena dia perempuan dan aku memang dulu pernah jatuh hati padanya, itu yang membuat istriku gundah. Tapi akhirnya semua ini bisa diselesaikan dengan baik setidaknya sampai saat ini…

RIP: Berita duka yang paling dalam bagiku. Orang yang paling berkesan di tempat kerjaku Ibu Astuti yang dulu sempat aku kenal meninggal dunia karena kanker usus yang dideritanya.

Agustus 2006 : A Quarter Century of My Life

Bulan Agustus selalu spesial bagiku. Di awal bulan ini usiaku kini sudah genap 25 tahun. Uh… nggak terasa sudah seperempat abad aku hidup di dunia ini. Mudah-mudahan semuanya akan menjadi lebih baik seiring dengan bertambahnya umurku ini. Akh… entah sampai kapan aku akan terus berjalan menyusuri ruang dan waktu di dunia ini…

Bulan ini pun terasa berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Aku merasa “Home Sick” yang luar biasa. Aku merasa kangen sekali dengan kampung halamanku yang terakhir kulihat 4 bulan yang lalu. Ingin sekali rasanya aku seperti dulu merasa bebas terbang seperti burung di langit. Tapi aku sadar, saat ini kondisiku sudah berubah. Oh… kurasa berat sekali beban ini. Ah… kapan kondisi hidupku akan membaik? Jangankan untuk pulang kampung, buat makan sehari-hari ini aja masih pas-pasan…! Thanks to Gun, dan Bibiku tercinta atas bantuannya.

Ini kali ketiga aku 17 Agustusan di kampung orang. Setelah tahun 2002 lalu aku Agustusan di Bandung karena jadi OP Warnet dan tahun 2003 karena aku lagi KKN di Ciburuy, Padalarang, dan sekarang… Agustus 2006; hanya karena “financial reason” aku ngga bisa pulang…! Yah… memang hidup ini nggak selalu indah bukan?

The Memorable Moments in 2005

Januari 2005 : In the Shadow of Catastrophic Day

Tahun baru kali ini kurasakan jauh dari ceria. Bencana Tsunami yang maha dahsyat yang terjadi tanggal 26 Desember 2004 lalu tak mampu diluluhkan dengan kilauan kembang api malam itu di Dago. Aku nikmati pergantian tahun dengan kekasihku di lapangan Gasibu Bandung.


Januari 2005 : In the Shadow of Catastrophic Day

Tahun baru kali ini kurasakan jauh dari ceria. Bencana Tsunami yang maha dahsyat yang terjadi tanggal 26 Desember 2004 lalu tak mampu diluluhkan dengan kilauan kembang api malam itu di Dago. Aku nikmati pergantian tahun dengan kekasihku di lapangan Gasibu Bandung.

Februari 2005: First Step in Jakarta

Aku mulai bekerja di salah satu sekolah tinggi di daerah Cibubur. Walau pada saat itu aku masih berstatus sebagai mahasiswa Sastra Inggris UPI di Bandung, namun keinginanku untuk segera hidup mandiri membuatku tidak mampu untuk menghindari pilihan ini. Resikonya pasti besar… buktinya jadwal sidang ujian skripsi aku jadi tertunda sehingga impianku untuk wisuda di bulan April 2005 mesti aku kubur dalam-dalam.

Maret 2005 : Between Dream and Reality

Belum genap sebulan aku bekerja, peristiwa dilematis sempat membuatku bingung harus berdiri di sisi mana. Pertikaian internal di badan yayasan yang memayungi institusi tempat aku bekerja mendorong salah-satu pendirinya yang masih keluargaku untuk mendirikan perusahaan yang baru. Mungkin karena faktor emosi yang medorongnya untuk berbuat tanpa pertimbangan yang matang hingga akhirnya semua cerita panjang ini harus terjadi. Dengan angan-angan setinggi langit untuk mewujudkan sebuah mega proyek bernilai 12 digit, ia kumpulkan segala potensi yang ia miliki (harta, tenaga, dan fikiran) tanpa menyadari kalau ini adalah suatu kesalahan yang akan menjadi fatal bagi dirinya dan orang-orang disekitarnya.

April 2005 : The Engagement Day

Statusku yang kini sudah menjadi karyawan (walau masih mahasiswa) membuatku untuk melangkah lebih jauh lagi. Aku putuskan untuk segera melamar pacarku yang sudah aku pacari semenjak akhir tahun 2002. Ya… bagiku ini adalah sebuah langkah berarti yang mungkin tidak akan pernah aku lupakan.

Mei 2005 : A Love Letter

Kesalahan besar dalam hidupku telah menimpaku, aku yang telah kadung “over expect” tehadap “mega proyek” ini telah berakibat aku mendapatkan “surat cinta”dari pimpinan tempat aku bekerja. Jelas aja karena selama sebulan ini aku seolah lari dari tempat kerjaku. Mungkin pada saat itu aku masih adaptasi dan merasa sangat jenuh dengan kondisi kerja yang sama-sekali nggak jelas dan terhipnotis dengan mimpi manis yang setiap hari melenakanku, aku memilih untuk “bekerja” di kantor perusahaan mega proyek “nggak jelas” yang baru didirikan itu.

Juni 2005 : Back to Basic

Bulan ini aku putuskan untuk fokus kepada tujuan utama aku yaitu menyelesaikan skripsiku yang berjudul “The Effectiveness of Wordfast Translation Memory in Increasing the Students Translation Quality”; setelah kenyang aku bekerja di STI*** yang nggak kunjung jelas dan bermain-main dengan proyek angan-angan seperti KKA, KMA, PSYCHO******, dll. Aku memilih pergi sejenak ke Bandung untuk menenangkan diri sehingga aku bisa lebih fokus sekaligus bisa lebih dekat dengan pacarku ;-).

Juli 2005 : Strugling with all Effort

Masa-masa mendebarkan dalam penyelesaian skripsiku. Waktu terasa berjalan sangat cepat, sementara aku merasa kalau performaku dalam menyelesaikan tugasku sangat jauh dari sempurna. Aku sangat berterimakasih especially pada pacarku Lia (AP’2000) atas segala kasih sayang dan hitungan statistiknya yang benar-benar telah menyelamatkan hidupku, teman-teman dekatku di Bandung yang selalu memberiku support: Andri (MAT’99); yang sama-sama berjuang untuk mewujudkan hal yang sama, Andika (TN’99) yang sudah lebih dulu menyelesaikan tugasnya, Eka (ENG’99) yang masih berjuang keras dan petuah-petuahnya, dan Yana (FIS’99) yang kosannya sering aku tumpangi tidur.

Agustus 2005 : The Perfect Gift

Tiga hari setelah hari ulang tahunku yang ke-24, aku mendapatkan kado yang sangat spesial yang selama ini aku tunggu-tunggu. Aku lulus ujian sidang skripsiku. Betapa senangnya hatiku, apalagi bila aku ingat pengorbanan yang mesti aku lakukan; bolos kerja selama 2 bulan sampai menjual HP 8250 tercintaku. Bahkan HP C-55 yang aku berikan pada Ibuku juga ikut dijual demi penyelesaian skripsiku Oh…Tapi kukira itu sebanding dengan yang aku dapatkan. Aku kini telah resmi bergelar SS (Sarjana Sastra) walau aku masih harus menunggu sampai bulan Oktober 2005 sampai aku wisuda.

September 2005 : New Idealism

Aku kembali bekerja dengan keyakinan baru dan idealisme yang menggebu-gebu bahwa pencapaian yang lebih baik akan segera kuraih. Mudah-mudahan ini semua bukan sekedar khayalan kosong belaka.

Oktober 2005 : The Graduation Day

Aku akhirnya diwisuda. Inilah masa-masa yang paling dinantikan selama aku menjadi mahasiswa. Lega rasanya, apalagi di saat yang sama pacarku dan dua sahabat karibku; Andika dan Andri sama-sama diwisuda. Bagiku saat ini sangat berkesan, kedua orang tuaku dan seorang adikku sampai datang untuk menyaksikan wisudaku. Ups… Lepas wisuda aku sudah harus mulai berfikir keras untuk menghadapi langkah selanjutnya. Aku berencana untuk segera menikah di bulan Januari 2006. So, banyak sekali yang harus aku lakukan untuk mewujudkannya.

November 2005 : Walking with Brand New Spirit

Aku bekerja dengan semangat baru; maklum calon pengantin. Kurang dari dua bulan lagi aku akan menikah sementara aku belum punya pegangan sama sekali. Tapi aku yakin kalau segala sesuatunya telah ada yang mengatur. Dan itu benar, rezeki seolah mengalir dengan sendirinya, dari arah yang tidak diduga-duga. 30 November, genap sudah 3 tahun hubungan aku dengan pacarku.

Desember 2005 : Building a Will

Aku benar-benar lari sprint…! Tidak ada waktu lagi untuk berleha-leha. Semuanya harus segera diwujudkan. Ya… walau disisi lain aku pun punya hasrat untuk terlebih dulu membahagiakan kedua orangtuaku, namun aku merasa pernikahanku harus lebih dulu diwujudkan, karena aku sedah merasa mampu; bukankah hukumnya wajib? Aku sama sekali tidak menafikan bahwa kedua adikku masih perlu dukungan untuk menyelesaikan kuliahnya. Tapi aku yakin Allah akan memberikan jalan terbaik bagiku untuk menyelesaikan segalanya.

Friday, August 25, 2006

All About Marriage: Tentang Pernikahan

Aku terkesan dengan sebuah file presentasi yang aku temukan di laptop salah seorang dosen di kantorku. Nama file-nya “Pernikahan.ppt”. Entah siapa yang membuatnya, tapi aku sering kali membuka presentasi ini, khususnya kalo aku lagi berantem sama istriku. Menurutku isinya begitu inspiratif bagi siapapun yang ingin mengenal lebih jauh tentang makna pernikahan. Ini dia isi dari presentasi itu:


Aku terkesan dengan sebuah file presentasi yang aku temukan di laptop salah seorang dosen di kantorku. Nama file-nya “Pernikahan.ppt”. Entah siapa yang membuatnya, tapi aku sering kali membuka presentasi ini, khususnya kalo aku lagi berantem sama istriku. Menurutku isinya begitu inspiratif bagi siapapun yang ingin mengenal lebih jauh tentang makna pernikahan. Ini dia isi dari presentasi itu:

“Semoga Bermanfaat bagi yg mau menikah dan Semakin Bijak bagi yg telah Menikah….“

Perkawinan adalah....

Suatu tantangan yang harus dihadapi,

Suatu perjuangan yang harus dimenangkan,

Suatu kesusahan yang harus dihadapi,

Suatu rahasia yang harus digali,

Suatu tragedi yang harus dialami,

Perkawinan adalah …..

Suatu kegembiraan yang harus disebarkan,

Suatu cinta yang harus dinikmati,

Suatu tugas yang harus dilaksanakan,

Suatu romantika yang harus dirangkul,

Perkawinan adalah …..

Suatu resiko yang harus diambil,

Suatu lagu yang harus dinyanyikan,

Suatu anugrah yang harus dipergunakan,

Suatu permainan yang menyenangkan,

Perkawinan berarti …..

Suatu impian yang harus diwujudkan,

Suatu perjalanan yang harus diselesaikan,

Suatu janji yang harus ditepati,

Suatu keindahan yang harus dikagumi,

Perkawinan berarti….

Suatu pertanyaan yang harus dijawab,

Suatu kesempatan yang harus dipakai,

Suatu persoalan yang harus dipecahkan,

Suatu kesulitan yang harus dikalahkan,

Rahmat yang harus dipelihara

Dan dicintai ….

Perkawinan . . . . . .

Bahwa perkawinan sama sekali bukan yang harus disesalkan,

karena disitulah Perjalanan hidup yang sebenarnya

Bahwa perkawinan jangan pernah dirasakan sebagai beban,

karena justru perkawinan merupakan rumah peristirahatan

yang damai, dimana bahteranya merupakan ombak yang

mengalun lembut, menyanyikan suara hati yang penuh

dengan keindahan

Bahwa perkawinan, adalah merupakan rahmat Allah yang tiada tara,

Bahwa perkawinan adalah keikhlasan mendapat teman sejati

yang sangat manusiawi dengan pemahaman jujur tentang

kebersamaan tanpa melebihi satu sama lain,

Bahwa perkawinan itu adalah juga cinta, dan itulah yang

membuatnya menjadi lebih berharga ………..

Gimana…? Terkesan? kalo ada yang minat untuk memiliki file *.ppt-nya e-mail aku aja ya…! Nih alamatnya: fitra_lau@yahoo.com Pasti aku kirimkan.